Oleh: drahani | Februari 27, 2008

Mendagri ; Mengajak Benahi Pilkada

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto mengajak seluruh pihak untuk membenahi pemilihan kepala daerah (pilkada) dan tidak cepat menilai pilkada karut-marut. “Mari `ditoto` dengan lebih baik lagi pilkada ini. Tidak boleh cepat-cepat mengatakan pilkada karut-marut,” kata Mardiyanto di Gedung DPR Jakarta, Senin (25/2).

Sebelumnya muncul agar pilkada ditiadakan karena banyaknya konflik yang terjadi pada pelaksanaan pilkada.

c.jpgMardiyanto mengatakan pilkada merupakan wujud pengamalan demokrasi dan sebelumnya juga pernah dilakukan dengan cara pemilihan oleh DPRD dan pemilihan langsung.

“Jangan cepat mengatakan pilkada karut-marut, karena dari 345 pilkada, yang masuk proses hukum 174. Proses hukum boleh, karena proses hukum dibenarkan,” katanya.

Selain itu, ekses negatif akibat pilkada skalanya juga kecil, hanya tiga atau empat daerah di Indonesia seperti di Tuban (Jawa Timur) dan Muko-Muko (Bengkulu).

“Mari tidak terlalu cepat mengatakan ini tidak pas, atau cepat-cepat ini diganti sistemnya, karena menganti sistem tidak mudah,” katanya.

Tahun ini, akan ada 160 pilkada. Karena itu, Mendagri mengatakan jika sekarang harus mengganti sistem tersebut, kurang tepat.

“Kalau sekarang saya harus mengganti sistem itu sendiri, mungkin tidak pas. Makanya, yang saya lakukan adalah dengan konsolidasi pelaksanaan pilkada,” katanya.

Wakil Kepala Daerah

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Komisi II DPR EE Mangindaan mengatakan usulan pengisian wakil kepala daerah yang kosong masuk dalam revisi terbatas UU Nomor 32 tahun 2004.

Selama ini, ada sebagian jabatan wakil kepala daerah kosong karena wakil sudah naik menjadi kepala daerah dan tidak ada yang menggantikannya karena memang tidak diatur dalam undang-undang.

Oleh karena itu, hal itu dimasukkan dalam revisi Nomor 32/2004 yang ditargetkan akan selesai sekitar akhir Maret 2008.

Ada sembilan daerah yang jabatan kepala daerahnya kosong yakni, Kab Kaur (Prov Bengkulu), Kab Toli-Toli (Prov Sulteng), Kab Phapak Bharat (Prov.Sumut), Kab Donggala (Prov Sulteng), Kab Belitung Timur (Prov Babel), Kota Salatiga (Prov Jateng), Kab Blora (Prov Jateng), Kab Simeulue (Prov NAD), dan Kab Landak (Prov Kalbar)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: