Oleh: drahani | Maret 5, 2008

Mengenal Diabetes 2

UBAH GAYA HIDUP ANDA AGAR TERHINDAR DARI DIABETES

imagesgg.jpgSudah saatnya kita melakukan tindakan pencegahan, antara lain tidak makan berlebihan, menjaga berat badan dan rutin melakukan aktivitas fisik, seperti berolah raga, karena otot menggunakan glukosa dalam darah untuk dijadikan energi.

Olahraga, antara lain dengan melakukan senam khusus diabetes, berjalan kaki, bersepeda, dan berenang, juga dapat secara efektif mengontrol diabetes.

Diet dipadu dengan olahraga merupakan cara efektif mengurangi berat badan, menurunkan kadar gula darah dan mengurangi stres.

Biasanya penderita tidak boleh terlalu banyak makan makanan manis dan harus makan dalam jadwal yang teratur.

PENGOBATAN UNTUK PENDERITA DIABETES

Bila ternyata mengubah gaya hidup tidak berhasil, baru kemudian diberikan obat. Pemberian obat ini tergantung tipe, komplikasinya (penyakit ginjal, jantung, dll) dan berapa lama mengidap diabetes.

Biasanya, diberikan terapi sulih insulin yang disuntikkan untuk menambah kadar insulin di sirkulasi darah atau obat hipoglikemik (penurun kadar gula darah) per-oral (ditelan melalui mulut).

Diabetes tipe 1 hanya bisa diobati dengan insulin, tetapi diabetes tipe 2 dapat diobati dengan obat oral.

Ketidakpatuhan mengkonsumsi obat merupakan penyebab utama kegagalan terapi, sehingga penderita diabetes perlu diedukasi. Sebaiknya, penderita diabetes melakukan konsultasi secara berkala dengan dokter. Selain itu, dituntut sikap disiplin dan kepatuhan dalam mengonsumsi obat maupun suntik insulin agar tidak terjadi komplikasi penyakit.

Pentingnya Pemantauan Pengujian Gula Darah bagi Diabetesi

Pemantauan kadar gula darah ini penting karena membantu menentukan penanganan medis yang tepat sehingga mengurangi resiko komplikasi yang berat, dan dapat meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes.

Pemeriksaan kadar gula darah dapat dilakukan di laboratorium dan klinik. Bahkan, pasien di rumah dapat melakukan pemantauan kadar gula secara mandiri dengan menggunakan alat yang bernama Glukometer.

Konsultasikan kepada dokter, kapan dan seberapa sering Anda harus melakukan tes tersebut. Dianjurkan pagi hari sebelum sarapan, dua jam setelah makan dan malam hari sebelum tidur.

Simpan catatan dari tes darah, obat-obatan yang dikonsumsi serta aktivitas harian Anda dan bawa catatan tersebut bila Anda berkonsultasi ke dokter.

MITOS-MITOS MENGENAI DIABETES

Mitos pertama – Anda dapat tertular diabetes dari orang lain.

Tidak. Walaupun kita tidak mengetahui dengan pasti mengapa seseorang dapat terkena diabetes, tapi diabetes bukanlah penyakit menular. Diabetes tidaklah seperti penyakit pilek atau flu.

Mitos ke dua – Seorang penderita diabetes tidak dapat makan makanan yang manis atau coklat.

Seorang penderita diabetes dapat makan makanan yang manis atau coklat jika dikombinasikan dengan olah raga.

Mitos ke tiga – Makan terlalu banyak makanan yang manis dapat menyebabkan penyakit diabetes.

Tidak. Diabetes disebabkan oleh kombinasi unsur genetika dan faktor gaya hidup seseorang. Tetapi, kegemukan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Jika anda memiliki riwayat keluarga yang pernah terkena penyakit diabetes, diusulkan agar anda makan makanan yang sehat dan berolah raga secara rutin untuk menjaga berat tubuh anda.

Mitos ke empat – Seorang penderita diabetes harus makan makanan khusus bagi penderita diabetes.

Makanan yang sehat bagi seorang penderita diabetes adalah sama seperti orang lainnya, yaitu rendah lemak, jangan terlalu asin atau manis, buah-buahan dan sayuran.

Mitos ke lima – Penderita diabetes mudah terkena penyakit flu dan penyakit lainnya.

Tidak. Penderita diabetes tidak mudah terkena flu atau penyakit lainnya. Tetapi, penderita diabetes disarankan untuk berhati-hati terhadap penyakit flu, karena infeksi apapun mempengaruhi kadar glukosa dalam darah yang membuat penderita diabetes berisiko terhadap tingginya kadar glukosa dalam darahnya.

Mitos ke enam – Buah-buahan adalah makanan yang sehat. Jadi, penderita diabetes dapat makan buah sebanyak yang diinginkannya. Buah-buahan mengandung serat, berbagai vitamin, mineral dan karbohidrat. Anda harus memasukkannya dalam daftar menu anda. Bicarakan dengan ahli diet anda mengenai jumlah, frekuensi dan jenis-jenis buah yang harus dimakan oleh seorang penderita diabetes.

(Sumber:www. diabetes.org, http://www.medicastore.com/diabetes. Gambar- gambar dari http://www.watsonproperty.co.nz, http://www.utsa.edu,www.amputee-coalition.org, http://www.in.gov)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: