Oleh: drahani | Maret 5, 2008

Peringatan Produk Berbahaya Kewenangan BPOM

Pemerintah menyatakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan lembaga yang berwenang mengeluarkan peringatan produk obat dan makanan berbahaya ke publik. “Institusi lain boleh saja melakukan penelitian, tapi hanya untuk kepentingan penelitiannya,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Ardiansyah Parman.

Menurut dia, lembaga yang berhak memberi peringatan ke konsumen untuk makanan dan obat-obatan adalah BPOM. “Tidak semua orang boleh membuat pengumuman ke publik,” katanya.

Sebelumnya Institut Pertanian Bogor mempublikasikan temuan hasil penelitiannya adanya susu bayi formula yang terkontaminasi enterobacter sakazakii. Hasil penelitian menyebutkan 22,73 persen susu formula (dari 22 sampel) dan 40 persen makanan bayi (dari 15 sampel) di pasaran telah terkontaminasi bakteri tersebut

Ardiansyah mengkhawatirkan, jika tiap institusi diperbolehkan mempublikasikan hasil penelitiannya dan memperingatkan ke publik, hanya akan memperkeruh masalah dan meresahkan masyarakat. “Karena di situ (hal yang diteliti) ada berbagai hal terkait yakni industri dan konsumennya,” katanya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: