Oleh: drahani | Maret 5, 2008

Strategis, Pemberdayaan Ekonomi Syariah di Jabar

Pengembangan ekonomi syariah dinilai sangat strategis untuk mendorong perekonomian daerah terutama melalui sarana koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM). Jika potensi itu dikembangkan, diyakini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tercermin dari naiknya daya beli.

“Untuk mewujudkan itu, kami bersama Dinas KUKM Jabar berupaya melakukan roadshow sosialisasi pengembangan ekonomi syariah di 25 kabupaten dan kota di Jabar sejak 4 April 2007 lalu. Hingga saat ini, sudah 19 daerah yang kami datangi dan tinggal 6 daerah lagi,” ujar Ketua Forum Silaturahmi Ormas Islam Jabar, H. Dedi Wahidi saat Dialog “Pengembangan Ekonomi Syariah” di Jawa Barat.

Hadir pada pertemuan itu Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jabar Edi Sundayana, Pimpinan Ormas Islam Jabar, Pemimpin Umum Pikiran Rakyat H. Syafik Umar, Anggota Komisi B DPRD Jabar Yazid Salman, dan undangan lainnya.

Dedi menjelaskan, kegiatan roadshow itu untuk mensosialisasikan kebersamaan di antara sesama ormas. Kemudian, melihat secara langsung potensi ekonomi pada masing-masing ormas Islam. “Setelah roadshow selesai, kami segera menindaklanjuti dengan kegiatan konkret untuk mendukung visi pembangunan Jabar, yakni dengan iman dan taqwa menjadi provinsi termaju dan mitra terdepan ibu kota negara,” katanya.

Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jabar Edi Sundayana mengungkapkan, pola pengembangan ekonomi syariah dinilai mempunyai potensi besar mendorong penguatan ekonomi daerah. “Satu contoh, hingga saat ini di Jabar sudah terdapat 400 BMT (baitul mal watamwil). Dari jumlah itu, sebanyak 178 BMT sudah berbadan hukum koperasi yang kinerja jasa keuangannya sudah tergolong sehat,” tuturnya.

Untuk meningkatkan IPM, menurut dia, Pemprov menaruh perhatian serius pada tiga bidang yang mendasari IPM, pendidikan, kesehatan, dan daya beli. “Khusus peningkatan pendapatan masyarakat menjadi penting, tapi, peningkatan pendapatan ini bukan semata kenaikan gaji PNS, pengeluaran belanja pemerintah atau kenaikan UMR, tapi makin terciptanya kesempatan dan lapangan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Jabar Yazid Salman menilai strategis keberadaan Forum Silaturahmi Ormas Islam Jabar itu untuk memberdayakan ekonomi syariah dan pada gilirannya meningkatkan pembangunan daerah. “Kami harap, forum ini mampu mendorong dan mengingatkan pemerintah untuk melakukan perbaikan,” katanya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: