Oleh: drahani | Maret 10, 2008

Bengkak Pada Kaki saat Kehamilan

Jangan Abaikan Kaki Kala Hamil

Andai kaki bisa berbicara, mungkin ia akan tetap minta dirawat. Ayo, calon ibu, beri perhatian pada kaki Anda.

Setiap hari kerja kaki adalah menopang kepala dan tubuh. Bayangkan betapa beratnya kerja bagian tubuh yang satu itu, terutama bila Anda hamil. Supaya tidak kaget, sebaiknya Anda tahu perubahan dan gangguan apa yang bisa terjadi pada kaki selama kehamilan.

Edema (Bengkak Pada Kaki)

Sekitar 75% wanita hamil pasti mengalami pembengkakan pada kaki (edema), yang umumnya terjadi pada trimester terakhir.

Untuk menghindari terjadinya edema, kurangi kebiasaan berdiri terlalu lama. Saat Anda duduk, sebisa mungkin selalu luruskan kaki. Sempatkan untuk beristirahat sejenak di sela-sela aktivitas dan tidur dengan posisi berbaring pada sisi kiri tubuh.

Anda sebaiknya mulai mewaspadai pembengkakan pada kaki bila diikuti juga dengan, berat badan yang meningkat drastis, naiknya tekanan darah serta kadar protein dalam urin. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda bahwa Anda mengidap pre-eclampsia.

Kram dan Sakit Pada Kaki

Pada trimester kedua dan ketiga, ibu hamil mulai akan mengalami ketidaknyamanan pada kaki. Gangguan seperti kram di malam hari atau rasa nyeri akan sering dirasakan. Pembesaran uterus tempat calon bayi berkembang dapat mempengaruhi saraf bagian belakang hingga menyebabkan nyeri di beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah kaki.

Atasi Gangguan Pada Kaki

Meski tidak bisa sama sekali dihilangkan, namun Anda dapat mengurangi rasa ketidaknyamanan itu. Tidak sulit, kok. Yang penting buang jauh-jauh rasa malas Anda untuk melakukan hal-hal berikut:

·         Minum Air Putih

·         Selama hamil, sebaiknya kenakan sepatu dengan hak datar, seperti loafer, ballet shoes atau thong. Pilihlah sol sepatu yang lebar dan terbuat dari karet agar Anda dapat berjalan dengan nyaman.

·         Lakukan senam ringan

Untuk mengurangi risiko terjadinya kram kaki di malam hari, cobalah latihan berikut:

Berdirilah menghadap tembok dengan jarak kira-kira setengah meter. Buatlah gerakan seperti push-up dengan kedua tangan menempel di tembok. Tahan selama 10 detik. Lakukan dua atau tiga kali dengan selang istirahat selama lima detik.

·         Lakukan perawatan di spa

Karena perut yang membesar, calon ibu akan sulit sekali melakukan perawatan pada kaki bahkan yang paling mendasar seperti merapikan kuku. Selain manicure dan pedicure, Anda juga bisa dipijat untuk melancarkan peredaran darah. Urutan pemijatan dimulai dari punggung, kaki, tangan, perut hingga kepala. Tidak seperti pijat biasa yang keras, pijat pada perut mengaplikasikan gerakan ‘I Love You’ . Seperti gerakan pemijatan pada bayi, gerakannya seperti membuat huruf I, kemudian membuat gerakan seperti menggambar hati, dan yang terakhir membuat huruf U.

Perawatan ini juga dapat mengatasi kaki yang bengkak dengan melakukan pemijatan pada bagian yang bermasalah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: