Oleh: drahani | Maret 17, 2008

Partai Golkar Jaring 17 Balon Walikota dan Wakil Walikota

Rapat pleno Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor telah menjaring 17 nama bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Bogor, yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2008 mendatang.
Dari 17 nama yang dijaring, tiga kandidat ditetapkan untuk balon walikota, dan 14 nama wakil walikota. Yang mengejutkan, nama Helmi Soetikno, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor hanya diplot untuk posisi wakil walikota.

Nama mantan Direktur PDAM Tirta Pakuan itu, kalah pamor dengan Dody Rosadi (Sekdakot Bogor), Tatang Muchtar (Ketua DPRD Kota Bogor), Yuli Siswati (Ketua Komisi B DPRD Kota Bogor). Ketiga nama tersebut menempati urutan pertama untuk diusung Partai Golkar menjadi Calon walikota. Padahal, sebagian besar masyarakat Kota Bogor sudah mengetahui apabila Helmi yang juga mantan calon walikota pada Pilkada 2003, sudah sejak lama mengincar posisi F-1 (baca walikota).
Bisa dilihatkan betapa legowonya Helmi dengan keputusan rapat pleno yang menyebutkan beberapa nama dari pro Musdalub dalam penjaringan ini. Tapi untuk F2 nama Helmi Soetikno ada di urutan pertama, jelas Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bogor, Rd Kosasih Saputra.

Menurut Kosasih, pihaknya telah berhasil menginventarisir sebanyak tiga calon walikota dan 14 calon wakil walikota. Nama para Balon tersebut muncul dalam rapat pleno yang dihadiri 24 pengurus DPD Partai Golkar Kota Bogor pada Kamis (28/6) pekan lalu.
Rapat pleno digelar sesuai surat dari DPD Partai Golkar Jabar, Nomor: B-85/Golkar/VI/2007 pada tanggal 20 Juni lalu, perihal penjaringan bakal calon kepala daerah Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, tegasnya.

Kosasih mengemukakan, setelah diusulkan oleh DPD, maka DPP Partai Golkar akan melaksanakan survei dan pengkajian terhadap nama-nama tersebut untuk mengetahui tingkat popularitas, kapibilitas, kualitas serta ketokohan Balon yang terjaring yang dilakukan secara objektif dan aktual di daerah bersangkutan. Proses tersebut dilaksanakan selambat-lambatnya 5 bulan sebelum pemungutan suara

Nama-nama yang terjaring dalam rapat pleno tersebut, lanjut Kosasih akan diusulkan ke DPD Partai Golkar Jabar paling lambat tanggal 4 Juli nanti. Kemudian, DPD Partai Golkar juga telah menyiapkan nama F2 (Wakil Walikota Bogor-red) sebanyak 14 nama.
Sementara itu kepada wartawab Helmi Soetikno membenarkan apa yang telah disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar tentang penjaringan 17 nama balon walikota dan wakil walikota. Berarti Apih bukan stress melakukan pleno ini. Akan tetapi sesuai dengan perintah dari DPD Partai Golkar Jabar, tandasnya.

Menjawab pertanyaan bahwa dari 17 nama yang dijaring, ternyata mayoritas berasal dari kubu pro Musdalub, Helmi menilai apabila hasil tersebut adalah hasil rapat pleno yang sah dan tidak bisa diutak-atik lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: